Rabu, 30 Mei 2018

4 Tips Meningkatkan Omzet Bisnis Kue Lebaran Bermodalkan Pinjaman


Qoreta Blog - Setiap pebisnis, baik modal sendiri maupun dari pinjaman, tentu ingin bisnis dan usaha rintisannya sukses. Bahkan, untuk pebisnis dadakan yang berfokus pada kue Lebaran di bulan puasa sekalipun, tentu mengharapkan omzet usahanya meningkat. Bagaimana caranya? Langsung saja simak informasi tips-tipsnya dalam ulasan berikut.

1. Pasang Iklan yang Menarik
Tips pertama adalah dengan memasang iklan yang menarik. Berbagai jenis media, baik online dan offline bisa Anda gunakan untuk mendongkrak omzet berlipat. Anda bisa menyertakan promo berupa potongan harga tertentu sebagai awal peluncuran bisnis dadakan di Bulan Ramadhan ini.

Kemudian, hindari memasang iklan dengan cara curang seperti mengambil foto dari internet. Karena, satu hal terpenting dalam sebuah usaha adalah kejujuran. Gunakan hasil jepretan dari kue-kue hasil buatan Anda sendiri. Selain itu gunakan bahan berkualitas dengan memasang harga masuk akal. Dijamin omzet Anda akan meningkat berlipat menjelang Lebaran.

2. Buka Layanan Delivery
Tips berikutnya adalah menyediakan layanan pesan antar. Banyak di antara calon pembeli yang ingin memberikan kue pada keluarganya sebelum Lebaran. Nah, dengan tawaran layanan delivery ini, maka pembeli tidak perlu repot-repot membuat sendiri.

Nah, untuk menginformasikan layanan ini, tentu Anda butuh media. Jadi, masih ada hubungannya dengan tips yang pertama. Anda maksimalkan proses promosi agar kue Lebaran Anda makin sering didengar, dilihat, dan dikenal banyak orang. Pengoptimalan promosi yang butuh biaya ini bisa Anda atasi dengan pinjaman yang sudah Anda ajukan.

3. Diversifikasi Jenis Kue yang Antimainstream
Orang-orang tentu lebih suka melihat iklan kue Lebaran yang beragam. Jadi, banyak jenis yang bisa dipilih. Oleh karena itu, diversifikasi (aneka ragam) produk kue ini sangat penting untuk Anda lakukan. Jangan hanya menjual putri salju, tapi jual juga nastar, kastengel, lidah kucing, semprit, cookies coklat, kue kacang, dan lainnya.

Apalagi jika Anda membuat kue Lebaran unik dan antimainstream. Jika Anda belum mampu mengambil risiko untuk resep kue baru, cukup membuat kue sama dengan bentuk unik. Misalnya, jika putri salju biasanya berbentuk bulan sabit, Anda bisa mengubahnya menjadi bentuk bintang, bunga, berbagai smile emoticon, dan lainnya.

4. Jalin Kerjasama dengan Reseller
Ada beberapa orang yang sangat ingin jualan tapi agak malas atau tidak bisa membuat kuenya. Oleh karena itu, Anda bisa bidik mereka untuk dijadikan reseller. Menjalin kerjasama dengan reseller tidak akan menurunkan keuntungan Anda.

Bahkan sebaliknya, semakin banyak tangan yang membantu usaha Anda, maka akan semakin meningkat omzet bisnis kue Lebaran Anda. Jika target market Anda itu umum, maka reseller bisa menargetkan pasar kecil seperti pelajar, mahasiswa, sampai karyawan kantoran yang sekolah, kampus, dan kantornya dekat dari rumah mereka, karena peluangnya cukup besar.

Selain itu, meski sebagian besar kue Lebaran tersebut merupakan kue kering, Anda tetap harus mencantumkan masa kedaluwarsanya di label. Kemudian, untuk pinjaman modalnya, Anda bisa mengajukan ke Amar Bank yang bisa dilakukan secara online via tunaiku.com. Syaratnya mudah dan dana tunai bisa turun dengan cepat, bahkan tidak sampai sepekan.


EmoticonEmoticon